Health n’ Beauty

April 7, 2008

Berolah Raga Saat Hamil

Filed under: Health Tips — sydp21 @ 8:50 am

Olahraga adalah kunci hamil yang sehat sepanjang melakukannya dengan benar. Sering kali wanita hamil dianjurkan untuk melakukan sesuatu yang mudah selama masa kehamilan. Olahraga selama masa hamil berguna untuk meningkatkan fleksibilitas, stamina dan kekuatan selama hamil yang dapat memudahkan saat persalinan, menjaga metabolisme dan membantu menurunkan berat badan lebih cepat setelah melahirkan.Bagaiamana cara melakukan olahraga yang baik saat melahirkan? Berikut beberapa petunjuk yang harus diperhatikan:

Sebelum memulai program olahraga apapun, mintalah ijin dari dokter terlebih dahulu.

  • Jangan pernah berolahraga jika Anda tengah merasa tidak enak badan atau sedang mengalami pendarahan vagina.

  • Jangan berolahraga di tempat yang panas dan lembab.

  • hidrasi selama trimester peratama adalah biasa, minumlah 10 sampai 16 gelas air setiap hari.

  • Jangan pernah menahan napas selama olahraga, selalu menghirup udara ketika saat kontraksi otot.

  • Hati-hati jangan mengunci tulang sendi. Peregangan yang terlalu berlebihan di sikut dan lutut akan melemahkan ikatan persendian. Ketika Anda hamil, resiko mengalami cidera semakin besar, karena hormon dalam tubuh dapat menurunkan ikatan persendian.

  • Karena sebagian besar berat badan selama hamil berada didepan, pusat gaya berat berubah. Hindari setiap aktivitas yang menyandarkan pada keseimbangan.

  • Ingat bahwa kehamilan bukanlah waktu untuk olahraga. Lebih dari waktu untuk menstabilkan dan memodifikasi olahraga. Perhatikan tubuh Anda selama masa sembilan bulan, jangan mendorong diri terlalu keras dan hindari setiap olahraga yang menyebabkan stress yang tidak pantas bagi Anda dan bayi.

  • Ingin Gemuk?

    Filed under: Health Tips — sydp21 @ 8:49 am

    Jika Anda termasuk golongan kurus dan ingin mempunyai badan yang gemuk atau paling tidak mendekati ideal, dianjurkan makan makanan yang tinggi kalori, tinggi protein, dan cukup lemak. Pemenuhan asupan gizi ini dapat dicapai dengan makan besar tiga kali sehari. Upayakan jangan sampai kurang makan. Minimal kebutuhan kalori adalah 2200 Kcal. Protein berfungsi dalam pembentukan otot. Protein banyak terdapat dalam putih telur, daging merah, dan daging putih (unggas), serta ikan. Namun, sebaiknya tetap tidak mengkonsumsi lemak dalam jumlah tinggi. Sebab, apabila jarang berolahraga, lemak akan menumpuk di dalam tubuh dan sulit dihilangkan.Risiko kelebihan lemak adalah tingginya kadar kolesterol darah yang bisa menyebabkan risiko hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Memang, makanan yang mengandung protein (hewani) umumnya mengandung lemak. Namun, hal ini bisa diatasi dengan mengkombinasikan jenis protein. Misalnya sesekali mengurangi porsi daging dan dipadu dengan tempe, tahu, atau minum susu kedelai. Produk suplemen tinggi protein juga bisa dicoba, misalnya susu Weight Gain, sejenis susu formula protein tinggi khusus untuk menambah berat badan. Untuk mengoptimalkan kerja protein dalam membentuk otot, disarankan agar melakukan olahraga ringan, seperti jogging atau renang secara rutin dan cukup istirahat.

    Penting juga untuk tetap makan buah-buahan dan sayuran setidaknya satu porsi tiap waktu makan untuk membantu melancarkan pencernaan dan mengikat kolesterol, banyak minum air putih, dan bisa dibantu dengan minum suplemen vitamin dan mineral, karena vitamin dan mineral dapat berfungsi sebagai katalis, mempercepat reaksi, terutama jika ada sel-sel tubuh yang rusak dan mesti diganti. Hindari makanan dan minuman yang dapat mengurangi nafsu makan seperti kopi, alkohol, gorengan atau makanan berminyak, dan makanan yang mengeluarkan gas seperti kubis. Camilan atau snack juga diperbolehkan, selama tidak mengandung gula atau lemak yang terlalu tinggi. Untuk tambahan asupan energi, minum susu 1-2 gelas tiap hari juga dianjurkan.

    Older Posts »

    Blog at WordPress.com.